Segala Tentang Menjahit

Mengenal Menjahit, Teknik Menjahit, Mesin Jahit danMesin Jahit Portable
Sebelum kita mengenal apa itu mesin jahit portable, ada baiknya kita melakukan pembahasan secara sistematis. Yaitu dengan terlebih dahulu mengenal apa itu menjahit, mesin jahit, keuntungan menggunakan mesin jahit, dan lain sebagainya. hal ini supaya kita bisa lebih memahami mengenai pokok pembahasan artikel kali ini.
Apa Itu Menjahit ?
Menjahit pada dasarnya adalah suatu tindakan yang dilakukan seseorang yang memiliki tujuan untuk menyambung kain sehingga membentuk suatu pola dan bentuk tertentu dengan menggunakan teknik menjahit baik secara manual maupun menggunakan bantuan alat. Menjahit sendiri bukan merupakan suatu terma yang secara khusus ditujukan ketika seseorang membuat sebuah pakaian. Menjahit juga dapat berarti ketika seseorang melakukan kegiatan menjahit dengan tujuan untuk membuat tirai, sarung bantal, dan lain-lain. Sedangkan orang yang memiliki profesi dalam bidang ini kemudian disebut sebagai penjahit. Ketika menjahit kebanyakan orang akan menggunakan alat bantu dalam bentuk mesin jahit atau mesin jahit portable. Hal ini dikarenakan dengan menggunakan alat bantu tersebut seseorang dapat melakukasinger jakartan pekerjan (menjahit) dengan lebih cepat serta efisien. Beberapa orang yang masih menggunakan cara manual tanpa bantuan alat seperti yang telah disebutkan, biasanya menjahit demi kepentingan ringan atau sebagai hobi.
Dalam menjahit baik dengan teknik manual atau dengan bantuan mesin jahit atau mesin jahit portable, dikenal beberapa tahapan atau proses yang perlu dilalui agar hasil jahitan dapat menunjukkan hasil yang maksimal. Proses atau tahapan tersebut antara lain adalah sebagai berikut; 1.) Pembuatan Pola, 2.) Pemotongan Bahan, 3.) Proses Menjahit Bahan, 4.) Proses Akhir. Proses-proses tersebut biasanya akan dilalui seseorang atau penjahit ketika sedang menjahit suatu baju, atau barang lain. Serangkaian proses tersebut akan dilalui secara teratur dan sistematis. Artinya, dalam menjalankan proses atau tahapan-tahapan tersebut seseorang akan melakukannya secara beruntun, urut, atau teratur. Pekerjaan akan dimulai dari proses yang pertama yaitu membuat pola. Pola adalah suatu model bentuk yang kemudian akan digunakan sebagai landasan dasar desain suatu bentuk pakaian yang kemudian akan dijahit. Pola ini biasanya dibuat dari menjiplak suatu model yang telah dibentuk terlebih dahulu menggunakan media lain selain kain bahan yang bersangkutan seperti diantaranya adalah kertas. Dalam pembuatan pola terdapat 2 konstruksi dasar yang pada umumnya sering digunakan. Konstruksi dasar tersebut adalah konstruksi datar dan konstruksi padat. Setelah melalui tahapan pembuatan pola, seseorang kemudian akan memasuki tahapan pemotongan bahan. Seperti nama tahapannya, tahapan pemotongan bahan merupakan proses dimana bahan kain akan dipotong berdasarkan pola yang sudah dibentuk dengan ukuran yang telah disesuaikan. Setelahnya, kain bahan yang telah digunting berdasarkan model akan disambung menggunakan teknik menjahit dalam proses menjahit bahan. Ketika telah melalui proses atau tahapan ini, suatu barang jahitan kemudian akan menampakkan bentuknya seperti desain model yang telah diperkirakan. Namun meskipun demikian, barang jahitan belum dapat dikatakan telah selesai atau sepenuhnya “jadi”. Perlu dilakukan proses penyempurnaan akhir seperti merapikan jahitan, membuat lubang kancing, dan lain sebagainya. Pada 2 proses akhir ini (menjahit dan menyempurnakan), akan tampak bagaimana mesin jahit atau mesin jahit portable dapat menunjukkan manfaatnya dalam mempermudah dan memberi efisiensi kepada seseorang dalam menjahit.
Mengenal Teknik Menjahit

Dalam menjahit dikenal suatu pola dasar jahitan yang seragam dan biasa digunakan seseorang dalam menjahit. Pola dasar jahitan atau bentuk jahitan ini kemudian disebut sebagai teknik menjahit. Pada dasarnya hal ini mengarah pada suatu jenis tusuk yang digunakan dalam menjahit atau menyulam. Disini kemudian akan tampak bahwa terdapat 2 jenis teknik dasar menjahit yang kemudian dapat diuraikan kedalam beberapa teknik menjahit yang lain secara teknis. 2 teknik dasar menjahit secara garis besar tersebut adalah tusuk dasar dan kampuh dasar. Dalam tusuk dasar terdapat beberapa tusuk jelujur, tusuk rantai, dan lain sebagainya. Sedangkan dalam kampuh dasar terdapat beberapa teknik yang diantaranya adalah kampuh terbuka, kampuh balik, kampuh kostum, dan lain sebagainya. meskipun ketika mendengar kata “teknik” pikiran orang akan mengacu pada teknik manual menjahit tanpa bantuan alat, pada dasarnya hal ini tidak sepenuhnya benar. Seseorang juga dapat menghasilkan bentuk pola jahitan yang dihasilkan dari teknik-teknik tersebut dengan menggunakan mesin jahit atau mesin jahit portable. Hal ini dapat dicapai dengan memberi pengaturan pada mesin yang akan digunakan sehingga dapat menghasilkan bentuk jahitan sebagaimana yang dimaksud.
Mengenal Mesin Jahit Lebih Jauh
Seperti yang telah kita ketahui dari pembahasan pada paragraf sebelumnya, mesin jahit adalah suatu peralatan atau alat bantu baik berupa mekanis maupun elektromekanis yang digunakan demi kepentingan menjahit. Penemuan mesin jahit sendiri pada awalnya bermula dari klaim hak paten yang dilakukan oleh imigran Jerman yang tinggal di Inggris pada tahun 1755 dalam bentuk jarum yang dikhususkan untuk sebuah mesin penjahit yang kemudian berhasil disempurnakan pada tahun 1834 oleh Walter Hunt. Setelah kejadian tersebut, perang hak paten disertai pengembangan mesin jahit terus dilakukan serta berlangsung. Dalam hal ini kemudian perkembangan mesin jahit terjadi secara pesat disertai dengan munculnya berbagai perusahaan yang memberikan brand kepada mesin jahit mereka. Kejadian ini juga merupakan pemicu dikembangkannya sebuah mesin jahit portable yang secara praktis digunakan pada saat ini baik demi kepentingan industri maupun demi kepentingan rumah.Perbedaan dari mesin jahit biasa dengan mesin dalam bentuk portable adalah terletak pada kepraktisan penggunaan. Mesin biasa cenderung menetap dan lumayan sulit dipindahkan, sedangkan mesin portable lebih praktis dan dapat dipindahkan dari satu tempat ketempat lain dengan mudah. Dalam persoalan jenis mesin jahit sendiri pada dasarnya terdapat 6 jenis mesin yang secara umum dikenal dan menjadi model dasar sebuah mesin jahit. Ke-6 jenis tersebut diantaranya; 1.) Mesin Jahit Umum, 2.) Mesin Jahit Khusus, 3.) Mesin Jahit Serba Guna, 4.) Mesin Jahit Listrik, 5.) Mesin Jahit Tangan, dan 6.) Mesin Jahit Kaki.
Mesin Jahit Dengan Model Portable
Dengan perkembangan jaman yang semakin maju dikian hari disertai arus gobalisasi, masyarakat dunia cenderung menikmati suatu hal yang memiliki unsur “praktis” didalamnya. Dalam dunia jahit-menjahit sendiri, sebuah mesin jahit telah dapat memberikan suatu unsur praktis dalam melakukan pekerjaan menjahit. Namun mesin jahit portable dapat memberikan suatu kepraktisan lebih yang tidak ditawarkan mesin jahit biasa. Hal ini dikarenakan mesin jahit dalam bentuk portable lebih praktis untuk ditempatkan dan dipindahkan daripada mesin jahit biasa pada umumnya. Hal ini dapat dicapai dengan desain dan model mesin yang sesuai atau praktis disertai dengan berat mesin yang hanya berkisar 6 sampai 10 kilogram. Mesin jahit Singer portable karenanya dapat menawarkan 2 unsur praktis sekaligus dalam bidang menjahit dan penempatan.